Hari-harimu kau isi dengan mengolah hidup Berjuang mengatasi keterbatasan Menyangkal naluri-naluri Meninggalkan keluarga dan hidup berkeluarga Bukan demi dirimu sendiri Tapi demi mereka
Continue reading...25. September 2008
Aku bersyukur boleh menjadi saudara Merasakan sentuhan kasih Mengalami hangatnya persahabatan Semuanya menjadikanku yakin Aku tidak berjalan sendiri
Continue reading...16. September 2008
Memang kesibukan membuat ruang gerak untuk diri sendiri menjadi sempit Kesibukan menutup tirai-tirai kekosongan Kesibukan menyembunyikan luka-luka masa lalu
Continue reading...14. September 2008
Siapa menyangka aku dilahirkan Siapa mengira aku ada di dunia ini Tidak ada orang yang menyangka
Continue reading...11. September 2008
Memahami kehendak Allah Laksana memahami misteri yang penuh keterkejutan Semua serba tak terduga Kadang meleset jauh dari apa yang kita pikirkan
Continue reading...11. September 2008
Hidup kita tak lepas dari harapan Dengannya kita dapat tegar berdiri Dengannya hati kita merasa damai
Continue reading...11. September 2008
Waktu demi waktu berjalan terus mengiringi bergantinya hari Berjalan tanpa dapat diulang lagi Melangkah tanpa bisa diraih lagi
Continue reading...9. September 2008
Saat kesedihan datang menyesak dada Saat beban menindih pundak Berat, tak berdaya memenuhi rasa Tak tahu apa yang harus dibuat Tak mampu bagaimana harus bertindak
Continue reading...9. September 2008
Kita ada karena orang lain yang melahirkan, merawat dan membesarkan kita Kita berkembang juga karena orang lain yang mendukung , menguatkan, dan mengakui keberadaan kita
Continue reading...8. September 2008
Allah adalah Cinta Yang memberikan cinta bukan ketakutan Yang harus dicintai bukan ditakuti Yang menarik diri kita ke dalam kedekatan, persatuan Ketakutan justru dihancurkan-Nya supaya kita dapat merasakan kebebasan dan suka cita
Continue reading...
14. February 2009
5 Comments