Sejarah Singkat MSF
Kongregasi MSF didirikan oleh Pater Jean Baptiste Berthier, MS dari Perancis, pada tanggal 28 September 1895 di Grave (negeri Belanda). Kongregasi Kepausan Misionaris Keluarga Kudus: Congregatio Missionariorum a Sacra Familia (MSF bersifat internasional). Para anggota MSF berkarya di benua Eropa, Jerman, Brasilia, Spanyol, Italia, Polandia, Norwegia, benua Amerika dan Asia (Indonesia dan Filipina).
Di Indonesia sendiri terdapat dua Propinsi (pusat) MSF: Jawa dan Kalimantan. Kongregasi MSF mulai berkarya Indonesia pada tahun 1926 (di Kalimantan) dan pada tahun 1932 (di Jawa-Semarang).
Spiritualitas dan Kharisma MSF
Dalam menghayati hidup dan karya-karya kerasulan, para anggota MSF meneladan semangat atau spiritualitas Keluarga Kudus Nazareth.Pelindung Kongregasi adalah Bunda Pendamai, Maria dari La Salette.
Kharisma (cita-cita) Kongregasi MSF yang diamalkan oleh Pater Pendiri dikembangkan dalam tiga macam kerasulan MSF yaitu:
- Kerasulan Misioner: karya sebagai misionaris di dalam dan luar negeri.
- Kerasulan Panggilan: karya di bidang promosi panggilan, pembinaan dan pendidikan imam religius.
- Kerasulan Keluarga: karya dalam bidang pastoral pendampingan keluarga, baik parokial maupun kategorial.
JENJANG-JENJANG PENDIDIKAN IMAM MSF
1. POSTULAT:
a) Para calon (kandidat) yang datang dari SMU (SLTA atau yang sederajad, termasuk yang sudah studi di Perguruan Tinggi dan yang sudah bekerja) pertama-tama harus mengikuti terlebih dahulu masa Postulat di Seminari Berthinianum - Salatiga.
Masa Postulat ini lamanya 1 (satu) tahun. Selama masa Postulat para postulan/Berthinianis akan mendapatkan materi-materi pendidikan yang biasanya diberikan di Seminari Menengah, al. Pengetahuan Kitab Suci; liturgi Gereja; Sejarah Gereja; Pengetahuan dan pendalaman agama, bahasa Latin, bahasa Inggris, bahasa Indonesia: kecakapan mengarang artikel, dll. Diberikan juga bimbingan rohani dan pembinaan kepribadian.
b) Bagi calon-calon yang datang (atau lulusan) dari Seminari Menengah atau KPA, apabila tidak ada pertimbangan khusus dari pihak team penerima, biasanya dapat langsung mengikuti jenjang pendidikan di Novisiat.
2. NOVISIAT
Masa Novisiat berlangsung selama satu tahun penuh di Salatiga. Selama masa Novisiat ini para novis (anggota baru) dipersiapkan untuk nantinya cakap menghayati hidup sebagai religius dan calon imam MSF.
Menjelang selesainya masa Novisiat, setiap novis boleh mengajukan surat lamaran kepada Romo Propinsial untuk diperbolehkan mengikrarkan kaul-kaul kebiaraan: kemurnian, kemiskinan, ketaatan. Setelah permohonan itu dikabulkan, novis yang bersangkutan boleh meneruskan pendidikan di Skolastikat -Yogyakarta.
3. SKOLASTIKAT
Masa pendidikan di Skolastikat (program studi S1 Filsafat dan Teologi) berlangsung selama empat (4) tahun. Selama masa empat tahun ini para skolastik (frater yang sudah berkaul sementara) akan menjalankan studi Perguruan Tinggi Filsafat dan Teologi Wedabhakti (FTW) Universitas Sanata Dharma, di Kentungan - Yogyakarta.
TAHUN ORIENTASI PASTORAL (TOP)
Pada masa Tahun Orientasi Pastoral (TOP) ini, para frater yang lulus program studi S1 akan menjalani latihan pastoral (pastoral training) di tempat-tempat/paroki-paroki MSF (dalam atau luar negeri) yang akan ditentukan. Masa TOP ini bisa berlangsung satu atau dua tahun.
SESUDAH MASA TOP
Setelah selesai menjalani masa TOP, para frater yang menjalani TOP kembali lagi ke Skolastikat untuk melanjutkan studi teologi selama dua tahun (tingkat V dan VI): khusus program studi Imamat.
Bagi frater yang mampu studi lanjut, ada kemungkinan untuk mengikuti program studi S2. Sesudah TOP ada kesempatan untuk mohon mengikrarkan kaul kekal (menjadi anggota tetap).
Selanjutnya untuk para frater tingkat VI yang sudah mengikrarkan kaul kekal, boleh mengajukan permohonan untuk ditahbiskan menjadi diakon dan imam. (bagi Bruder MSF ada pembinaan khusus).
Sebelum frater yang bersangkutan ditahbiskan menjadi imam, biasanya ada waktu beberapa bulan untuk menjalankan masa diakonatnya.

















September 20th, 2008 at 4:49 pm
Senang masih bisa mengikuti perkembangan teman teman di MSF. Sayang banyak yang tidak saya kenal lagi. Beberapa Romo kebetulan kemarin mampir dan sempat bertemu di Köln. Romo Provinsial Mulyono, Rm. Ari dan Rm. Sulis. Tahun lalu juga saya sempat bertemu dengan Rm. Provinsial Teddy, Rm Garin dan Rm Doni. Silahkan mampir jika ada kesempatan ke Eropa khususnya Jerman. Banyak kenangan lama yang berharga dapat dipetik dan membekali kehidupan saya dari pertemuan pertemuan dulu jaman Legio Maria. Salam dari Köln dan HIDUP MSF!
September 21st, 2008 at 5:10 am
Saya mungkin salah satu romo yang belum saudara kenal ya…Salam kenal buat saudara. Terimakasih atas perhatian saudara, terutama kepada para romo2 MSF. Sepertinya, hari-hari ini rm Mulyono sedang ke Jerman, mau mengurus kontrak, karena 2 romo menurut rencana akan menjalani misi di Jerman. Tolong titip teman-teman saya ini ya… Saya tidak tahu kapan deh bisa ke Jerman…pingin sekali. Semangat ya dalam pelayanan. Semoga kita bisa saling mendoakan. GBU.
September 22nd, 2008 at 2:04 pm
Maaf maaf, tidak memperkenalkan diri dulu. Saya Wara Romo, nampaknya memang belum kenal. Maklum, sudah lama meninggalkan tanah air. Saat ini Romo Mul di Perancis, bbrp hari lalu hanya sempat makan siang bersama, Termin beliau padat. Senanglah kalau ada Romo Romo yang berkarya di Jerman. Kemungkinan tapi jauh dari Köln. Di Köln ada Keluarga Katholik Indonesia, kebetulan saya mengetuainya Periode ini. Sekalian promosi nih,jadi silahkan kontak ke kami kalau ada yang berkunjung atau bertugas disana.
September 22nd, 2008 at 2:18 pm
Terimakasih atas perkenalannya, walaupun saya masih bingung harus manggil apa, bapak atau ibu, hehe…Ya…nti kalau ada yang berkunjung, saudara saya kontak….insya Allah, hehe…. Selamat berkarya. Tuhan memberkati.
September 24th, 2008 at 7:29 pm
Rm. Andy yth,
memang ada Bapak yang bernama Wara? He..he..lucu lah. Panggil nama saja, rasanya lebih pas. Salam.
September 24th, 2008 at 9:16 pm
wah…maaf, soalnya ada romo juga yang namanya susi, yuli, bahkan yuyun..kan repot. takut salah nyebut….okey makasih ya bu wara. salam buat keluarga….
October 5th, 2008 at 6:06 pm
Romo Andy : Say Hi to Romo Mulyono MSF and all Romo at German.
YMY
October 6th, 2008 at 6:24 am
Hai..ria…makasih ya….salam kenal juga ya…Mari kita layani Tuhan dengan penuh kegembiraan hati…..
October 7th, 2008 at 12:00 pm
romo, apakah website ini sudah pada tau semuanya?
boleh saya masukkan di Schematismus dan Berita Keluarga edisi berikut?
October 23rd, 2008 at 9:47 pm
Romo, saya mau tanya :
dalam kehidupan sehari-hari, hal-hal apa saja yang paling membuat “down” seorang pastor? Kesepian, bosan, atau apa ya? Hal apa yang seringkali “bahaya laten” utk seorang pastor, yg kalau dibiarkan pada akhirnya membuat kehidupan panggilan seorang pastor kering? Saya sdh commit berdoa utk slh seorang romo, agar saya lebih baik dlm hal ini, saya perlu mengerti ttg tantangan2
October 23rd, 2008 at 9:48 pm
Romo, saya mau tanya :
dalam kehidupan sehari-hari, hal-hal apa saja yang paling membuat “down” seorang pastor? Kesepian, bosan, atau apa ya? Hal apa yang seringkali “bahaya laten” utk seorang pastor, yg kalau dibiarkan pada akhirnya membuat kehidupan panggilan seorang pastor kering? Saya sdh commit berdoa utk slh seorang romo, agar saya lebih baik dlm hal ini, saya perlu mengerti ttg tantangan2 yg dihadapi seorang pastor.. tks n GBU..
October 24th, 2008 at 11:43 pm
hehehe….baca artikel ini….aq jadi inget waktu mengolah panggilan di novis…..aq rindu saat2 indah itu…..thx msf…..udah ngasih banyak buat hidupku……
jadi seorang biarawan itu berat sama beratnya jadi awam….tantangan bukan cuma hidup selibat…..itu hanya sebagian kecil…..
no woman no cry…..keep jesus as ur savior…..
pater berhier….ora pro nobis…
October 25th, 2008 at 7:06 pm
Romo Andi
kayaknya saya sudah pernah kenal romo waktu saya berkunjung ke roncali nengok anak temen saya yang novis disana. Mungkin romo lupa, tetapi suatu berkah saya bisa kenal dengan romo. terimaksih romo, Berkah Dalem Gusti Sri Yesus
October 26th, 2008 at 3:57 pm
ya mungkin kalau ketemu saya juga pasti langsung inget..mudah-mudahan ketmu lagi ya….berkah dalem.
October 27th, 2008 at 8:15 am
Buat David… kita tahu bahwa setiap pilihan hidup selalu mengandung sebuah resiko dan konsekuensi. Maka bagi kita, setiap tantangan, kesulitan yang ada, itu menjadi resiko yang harus kita ambil. Hidup membiara (menjadi seorang imam, bruder, suster) seperti halnya sebuah keluarga juga punya tantangan dan kesulitan tersendiri. Nah, sekarang tinggal bagaimana pribadi-pribadi itu menghadapi semuanya secara bijak dan dewasa. Maka tidak ada yang namanya bahaya laten seorang pastor, karena masing-masing sangat tergantung pada pribadinya. Semua persoalan bisa menjadi bahaya kalau kita salah dan tidak dewasa memecahkannya, tetapi menjadi berkat kalau kita dengan setia menggelutinya. tantangan terberat dari seorang imam (sebenarnya juga semua dari kita) adalah bagaimana dia mengatasi kerapuhan, kelemahan, kekurangan diri sendiri. Kuncinya: jangan mau dikalahkan oleh kelemahan diri tetapi taklukkan semua itu di dalam kuasa Yesus Kristus sendiri. kita semua (saya dan anda) juga slalu berjuang ke arah itu. Tuhan memberkati.
October 27th, 2008 at 12:13 pm
Ok.. terima kasih bnyk romo utk penjelasannya.. i will use them in my prayers..
November 14th, 2008 at 9:01 pm
saya baca artilel ini saya semakin semangat menagapi panggilan mjdi seorang romo
November 15th, 2008 at 6:33 am
Semangat terus ya madi….Tuhan memberkatimu…..
March 30th, 2009 at 7:13 pm
Mat malam Rm…! Salam kenal dariku ya Nicolaus Tel. Ohya…saya sekarang umur 26 thn, apakah Allah masih memanggil namaku untuk menjadi pengikutnya yang setia di dalam kongregasi MSF ini…? Sungguh saya bingung banget tentang panggilan ini.
Mohon petunjuk ya Rm. Andy…
Bye…
dari Nico T
May 15th, 2009 at 3:24 pm
Salam kenal Romo…
:D:D:D:D
July 4th, 2009 at 10:28 am
KPN weekend lagi romo? klo smp langsung masuk berthi leh ga
September 14th, 2009 at 8:13 pm
Wah senang sekali bisa mampir disini.
Berkah Dalem
January 15th, 2010 at 11:57 am
Salam
Rm Andy, ingin informasi nama-nama Romo MSF yang berkarya dari awal sampai akhir bisa tidak?
terkadang saya mau tulis nama di surat baptis, salah penulisannya.
mungkin juga, bisa dibantu para Romo MSF yang pernah berkarya di Gubug
mungkin suatu saat bisa dibuatkan semacam tulisan di dinding gereja St Petrus Gubug.
terima kasih Rm Andy.
Berkah Dalem.
January 17th, 2010 at 3:08 pm
Romo andy, mau nanya ALOYSIUS BAGUS IRAWAN udah ditahbiskan belum?kpn? dia angkatan ‘97 skarang tugas dmn? bisa dihubungi tak?
February 17th, 2010 at 3:58 pm
Salam kenal Romo..sy punya sebuah pertanyaan buat Romo. Apakah setelah selesai novis, seorang frater yg sebelum masuk MSF sudah menyelesaikan jenjang pendidikan S1 non filsafat harus tetap mengambil S1 Filsafat juga?Terus kalau bgmn kalau frater trsebut sdh menyelesaikan S1 Filsafat tetapi bukan dari Fakultas Filsafat dan Teologi Wedabhakti? Apakah dia harus studi lagi di Wedabhakti?
February 21st, 2010 at 1:16 am
Romo2 MSF,
Boleh minta info apakah ada romo Indonesia MSF yang sedang berkarya di Getafe Madrid? Kalau ada, boleh saya minta nama sang romo, alamatnya di sana, nomor hp, dan alamat emailnya? Karena ada seorang WNI di sana yang ingin dipermandikan.. Terima kasih…